Aplikasi matematika dalam bidang ilmu psikologi
Matematika (dari bahasa Yunani ), adalah studi besaran, struktur, ruang, dan perubahan. Para matematikawan mencari berbagai pola, merumuskan konjektur baru, dan membangun kebenaran melalui metode deduksi yang kaku dari aksioma-aksioma dan definisi-definisi yang bersesuaian.
Dalam ilmu Psikologi Matematika sangat berpengaruh besar dalam menguraikan menyelidiki, maupun menghitung hasil penyelidikan dan penelitian psikologis yang didasarkan pada model matematis persepsi, proses kognitif dan motor, dan pada pembentukan aturan hukum seperti yang berhubungan karakteristik stimulus diukur dengan perilaku terukur.
Matematika dan Psikometri”
a.Pengertian psikometri
Psikometri atau Psychometric didefinisikan dalam Chambers Twentieth-Century Dictionary. Sebagai “branch of psychology dealing with measurable factors’. Untuk menelusuri perkembangan awal psikometri maka tidak mungkin kita menafikan perkembangan inteligensi, karena perkembangan psikometri berkembang bersama dengan perkembangan teori dan pegukuran inteligensi.
Psikometri merupakan bagian dari psikologi yang mengkhususkan diri dalam menangani masalah pengukuran aspek-aspek psikologis. Kita sering mendengar kata kepribadian, kecerdasan, temperamen, dll. Setiap kata tersebut merupakan bagian dari kita. Tidak ada orang yang tidak punya pribadi, kecerdasan, atau temperamen.
b.Pengertian pengukuran
Pengukuran adalah penentuan besaran, dimensi, atau kapasitas, biasanya terhadap suatu standar atau satuan pengukuran.Pengukuran tidak hanya terbatas pada kuantitas fisik, tetapi juga dapat diperluas untuk mengukur hampir semua benda yang bisa dibayangkan, seperti tingkat ketidakpastian, atau kepercayaan konsumen
Jadi pengukuran adalah pemberian angka-angka kepada obyek atau peristiwa menurut suatu aturan. Berapa panjang meja, tiang, kain adalah contoh-contoh mencocokkan obyek-obyek dengan suatu ukuran.
Sifat Matematika.
Pengukuran sangat berkaitan dengan matematika. Kita tidak dapat memahami sifat pengkuran tanpa mengetahui apa-apa tentang matematika. Matematika sebenarnya bukan sekedar angkaangka tetapi adalah sebuah bahasa logika (Bertrand Russel).
c.statistika
Statistika adalah ilmu yang mempelajari bagaimana merencanakan, mengumpulkan, menganalisis, menginterpretasi, dan mempresentasikan data. Singkatnya, statistika adalah ilmu yang berkenaan dengan data. Istilah 'statistika' (bahasa Inggris: statistics) berbeda dengan 'statistik' (statistic).
Statistika merupakan ilmu yang berkenaan dengan data, sedang statistik adalah data, informasi, atau hasil penerapan algoritma statistika pada suatu data. Dari kumpulan data, statistika dapat digunakan untuk menyimpulkan atau mendeskripsikan data; ini dinamakan statistika deskriptif. Sebagian besar konsep dasar statistika mengasumsikan teori probabilitas. Beberapa istilah statistika antara lain: populasi, sampel, unit sampel, dan probabilitas.
Statistika banyak diterapkan dalam berbagai disiplin ilmu, baik ilmu-ilmu alam (misalnya astronomi dan biologi maupun ilmu-ilmu sosial (termasuk sosiologi dan psikologi).
manusia dan penderitaan
Rabu, 23 Februari 2011
Jumat, 07 Januari 2011
manusia dan penderitaan
Manusia dan penderitaan
menderita itu merasakan sesuatu hal yang tidak menyenangkan. penderitaan yang dialami manusia karena perbuatan buruk manusia juga.penderitaan akan dialami oleh semua orang.intensitas penderitaan manusia bertingkat tingkat ada yg berat dan ada yang ringan,peranan individu menentukan berat atau tidaknya suatu penderitaan.
penderitaan termasuk realitas dunia dan manusia.penderitaan yang dirasakan oleh kita belum tentu itu dirasakan oleh orang lain.penderitaan dapat pula menjadi suatu energy untuk bangkit bagi seseorang untuk mencapai suatu kesuksesan.
kita harus bisa menghadapi penderitaan yang kita alami dengan cara berdoa dan berusaha agar kita bisa terlepas dari penderitaan itu dan tidak berputus asa.tuhan memberikan kesenangan tetapi juga memberikan suatu penderitaan atau kesedihan yang kadang bermakna agar manusia sadar untuk tidak lupa diri dari tuhan. bagi manusia yg beriman penderitaan yang dialaminya akan membuat dirinya sadar bahwa dia sedang di peringatkan oleh tuhan untuk bertobat.kesabaran,tawakal dan optimisme dapat merupakan usaha untuk mengatasi penderitaan itu.
menderita itu merasakan sesuatu hal yang tidak menyenangkan. penderitaan yang dialami manusia karena perbuatan buruk manusia juga.penderitaan akan dialami oleh semua orang.intensitas penderitaan manusia bertingkat tingkat ada yg berat dan ada yang ringan,peranan individu menentukan berat atau tidaknya suatu penderitaan.
penderitaan termasuk realitas dunia dan manusia.penderitaan yang dirasakan oleh kita belum tentu itu dirasakan oleh orang lain.penderitaan dapat pula menjadi suatu energy untuk bangkit bagi seseorang untuk mencapai suatu kesuksesan.
kita harus bisa menghadapi penderitaan yang kita alami dengan cara berdoa dan berusaha agar kita bisa terlepas dari penderitaan itu dan tidak berputus asa.tuhan memberikan kesenangan tetapi juga memberikan suatu penderitaan atau kesedihan yang kadang bermakna agar manusia sadar untuk tidak lupa diri dari tuhan. bagi manusia yg beriman penderitaan yang dialaminya akan membuat dirinya sadar bahwa dia sedang di peringatkan oleh tuhan untuk bertobat.kesabaran,tawakal dan optimisme dapat merupakan usaha untuk mengatasi penderitaan itu.
Langganan:
Komentar (Atom)